Hasil KajianDi Amerika, Nigella Sativa yang merupakan nama
latin dari minyak jintan hitam, telah mendapat kejayan luar biasa sebagai
makanan suplemen. Di Jerman, minyak habbasSauda telah tersedia dalam bentuk
kapsul di farmasi.
Analisis
ekstrak mengenai minyak dan kesan-kesannya juga telah dilakukan di Amerika dan
hasilnya menunjukkan bahwa minyak kuno itu juga mujarab untuk segala macam
penyakit. Para saintis Amerika telah merasa yakin bahwa kesan antibakteri dan
antimikotis dari minyak habbasSaudayang merupakan obat Asia Timur dan di Asia
berlangsung dalam waktu yang lama. Para dokter di Mesir dan Cina menggunakannya
untuk obat segala macam radang serta infeksi jamur. Bahkan, para ilmuwan kanker
Amerika secara meyakinkan telah membuktikan bahwa minyak habbasSaudamenurunkan
kadar gula. Ekstrak Nigella Sativa membantu merangsang tulang sumsum dan sel-sel
kekebalan. Demkian tulisan para ilmuwan kanker Immuno-Biology Laboratory dari
Carolina Selatan. Selanjutnya, produksi interferon menghasilkan sel-sel normal
terhadap kesan-kesan virus sel-sel yang merusak, menghancurkan sel-sel tumor,
dan meningkatkan jumlah antibodi yang menghasilkan sel-sel
B.Seluruh fungsi ini
menyebabkan minyak atau kapsul habbatus Sauda sebagai calon (alternatif) yang
ideal untuk pencegahan dan pengobatan kanker. Para ilmuwan Amerika telah
memplubikasikan bukunya yang pertama mengenai temuan “Study Of Black Cumin Oil
On Human”. Para ilmuwan di Jerman kini juga sibuk menemukan kesan-kesan minyak
Mesir yang berkaitan dengan tubuh manusia. Dr. Med. Peter Schleicher, ahli
immunolog di Munich yang pada 1986 telah dinominasikan sebagai anggota termuda
World Academy Scientists, menguji minyak habbasSaudadi lembaganya untuk
menemukan terapi baru bagi penyakit kronis dan kesan-kesannya. Temuan-temuannya
indentik dengan para koleganya di Amerika.Schleicher menyatakan bahwa dengan menggunakan minyak habbasSaudayang memiliki asam lemak tak jenuh,
misalnya unoleat dan asam gammalinolen masuk ke organisme. Dengan demikian,
kemungkinan mencapai sintesa kekebalan yang penting dan mengatur zat-zat yang diambil seperti dari prostaglandin
E. Minyak linoleat menstabilkan membran-membran sel dan
prostaglandin memiliki kesan mencegah radang. Dengan demikian, reaksi kekebalan
berhenti yang menimbulkan penyakit dan bahkan merupakan awal dari penyakit
kronis seperti jerawat dan demam hingga kanker. Di samping fungsi sel yang berlebihan pada orang yang menderita alergi distabilkan, melalui zat minyak habbasSauda antibodi juga
ditekan. Sistem kekebalan yang berlebihan pada kajian (ilmuwan) Amerika juga
menguji bahwa sistem kekebalan yang salah dapat diatur kembali dengan kesan yang
kuat dari minyak ini. Sementara itu, Scheleicher telah menguji kesan minyak ini
terhadap 600 pesakit. Sebagai hasilnya, dia meyakinkan pengobatan untuk alergi
sekitar 70% dari pesakitnya.
F. Di antara mereka adalah alergi terhadap serbuk dan debu serta jerawat dan penyakit neuro-dermatologis. Pesakit asma dan lainnya pada umumnya memiliki ketahanan yang lemah dan mudah terkena infeksi. Dari alasan itu Dr. Schleicher di Munich akan memasukkan minyak itu ke dalam pengobatan preventifnya terhadap pilek dan influenza. Di Timur Tengah,
minyak dan kapsul ini telah digunakan selama ribuan tahun sebagai obat untuk segala macam penyakit alergi, radang, gangguan menstruasi, tekanan moral, dan depresi, tetapi terutama
terhadap bronkhitis, asma, dan neurodermatitis serta pencernaan yang buruk.